Matematika Sebagai Media Pembelajaran Kritis Dalam Pendidikan Demokrasi Dan Kewarganegaraan
Keywords:
Matematika, Pendidikan Demokrasi, Kewarganegaraan, Pembelajaran KritisAbstract
Matematika sebagai salah satu disiplin ilmu tidak hanya dipandang sebagai kumpulan angka, rumus, dan perhitungan, tetapi juga sebagai media untuk menumbuhkan pola pikir kritis, logis, dan sistematis. Dalam konteks pendidikan kewarganegaraan, matematika dapat dijadikan sarana untuk membangun kesadaran demokratis, partisipatif, serta kemampuan mengambil keputusan secara rasional. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber akademik terkait integrasi matematika dalam pengembangan pendidikan demokrasi dan kewarganegaraan. Hasil kajian menunjukkan bahwa matematika dapat berfungsi sebagai instrumen pedagogis yang menanamkan nilai-nilai demokrasi, seperti keadilan, kesetaraan, kebebasan berpendapat, serta tanggung jawab sosial. Dengan demikian, pemanfaatan matematika dalam pembelajaran kewarganegaraan menjadi alternatif strategi pendidikan kritis yang relevan dalam membentuk warga negara yang cerdas, kritis, dan berkarakter demokratis.











